Begitu berat untuk dijalani dan begitu berat untuk melepasmu begitu saja.
Cinta ini tak mudah untuk ditinggalkan.
Kucoba mengembalikan dirimu ke tempat dimana seharusnya kau berada dan menghapus bayangan serta kenanganmu dari memoriku dan dari hatiku
Terasa sakit dan perih, betapa aku telah merebutmu dr sisi org2 yg membutuhkanmu.
Tetapi sekeras apapun aku berusaha hanya rasa sakit yg kurasakan.
Aku bosan dengan kesakitan dan kepedihan yang kurasakan, serasa tak berujung dan tak bertepi.
Seperti sebuah sampan kecil yang terombang ambing sendiri di samudera yang luas dan entah kapan menemukan tempat untuk melabuhkan dirinya.
Hidup sulit dijalani bagi semua orang, juga bagiku, tetapi akan smakin bertambah berat jika aku menjalaninya tanpa dirimu, tanpa kehangatan dekapanmu, tanpa kelembutan tutur katamu, tanpa wangi tubuhmu di dekatku
Melawan arus deras, seperti itulah yg kurasakan, mungkin akan lebih mudah jika kuikuti arus itu kmanapun dia mengalir, ke muara, ke sungai atau lautan luas skalipun.
Mungkin itu akan lebih mudah dan mengurangi rasa sakit yang kurasakan.
Demi langit yang kupandang di malam hari, demi bumi yg kupijak saat ini, suatu hari aku akan mengembalikan dirimu ke tempat dimana harusnya kau berada.
Dengan atau tanpa diriku, kau akan tetap merasa bahagia, bahagia dengan senyuman para malaikat2 kecilmu.
Dengan atau tanpa diriku, kau akan tetap menemukan tempat dimana kebahagiaan kental terasa.
Dengan atau tanpa diriku, kau akan tetap merasakan birunya langit dan cerahnya matahari.
Dengan atau tanpa diriku, kau akan tetap merasakan hangatnya siang dan dinginnya malam.
Tetapi…..
Dengan atau tanpa dirimu, ku akan tetap menjadi sampan kecil yang terombang ambing di lautan luas.
Tetapi kuakan coba menghadapi ini sendiri tanpa dirimu, karna kita telah tiba di ujung jalan kisah cinta kita..
Di ujung jalan kisah cinta kita….kita berpisah….
Kukembalikan kau ke tempat dimana seharusnya kau berada, dan aku di tempat dimana seharusnya kuberada….